Tamu saya kali ini adalah seorang surfer dari Bali yang ingin menghabiskan libur panjang akhir pekan (05 – 08 Mei 2016) di Ciwidey, Bandung. Bukan tanpa alasan, Ciwidey memang daerah wisata yang recommended untuk dikunjungi bagi anda yang suka dengan suasana alam dan pegunungan. 

Hari itu, tepat pada hari Jumat, 06 Mei 2016, saya menjemput tamu saya di Bandara Husein Sastranegara. Pukul 08.00 wib kurang saya sudah standby di bandara karena menurut jadwal, salah satu penerbangan dari Denpasar, Bali akan mendarat pukul 08.00 wib. Namun, ketibaan penerbangan sepertinya harus delay hampir 1 jam. Dan tepat pukul 09.00 wib, saya mendapat kabar bahwa pesawat dari Denpasar sudah mendarat. Saya pun menjemput ke lobby kedatangan di Bandara Husein Sastranegara, yang kebetulan bandara yang sudah direnovasi baru saja dibuka.

Tampak Bangunan Lama di sebelah bangunan renovasi Bandara husein Sastranegara 

Seperti biasa, saya menyapa tamu saya sebagai salah satu standar keramahan pelayanan rental mobil Idriveforyou. “Selamat pagi, Pak…”

Mengingat waktu yang mulai beranjak siang, saya menyarankan untuk segera jalan menuju Ciwidey mengingat akses jalan yang berpotensi macet, baik di dalam kota Bandung sendiri (via Kopo) maupun jalur masuk ke wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Dan benar saja, libur panjang menyebabkan terjadinya lonjakan kunjungan ke daerah Ciwidey. Menembus kemacetan Kopo – Soreang aja tampak akan memakan waktu hampir 1 jam sendiri. Tamu saya yang mulai kelaparan meminta untuk mencari tempat makan sebelum melanjutkan perjalanan berjuang menembus kemcetan. Tempat makan yang dipilih saat itu adalah Waroeng Nasi Saluyu dengan sajian masakan khas Sunda. Klo perut lapar kalap juga niy dengan sajian masakannya. Hehe…

Waroeng Nasi Saluyu – Sajian Khas Sunda

Setelah melanjutkan perjalanan, kami beristirahat kembali sejenak di rumah keluarga rekannya tamu saya setelah mulai memasuki daerah Ciwidey. Hingga akhirnya melanjutkan perjalanan, lebih kurang hampir 5-6 jam kami baru tiba di dekat pintu masuk Kawah Putih, tepatnya di penginapan bernama EMTE Resort yang menjadi tujuan awal perjalanan. 

Suasana Perjalanan Menuju Arh Kawah Putih

Sayang beribu sayang karena memang belum booking penginapan, tamu saya sama sekali tak kebagian kamar. Rencana pun diubah dan kami melanjutkan perjalanan mencari penginapan kembali ke arah turun ke Bandung. Tujuan berikutnya adalah Ciwidey Valley Resort. Lumayan juga harus kembali bermacet-macetan, dan setibanya di tempat tujuan semua kamar di tempat tersebut juga sudah penuh.

Akhirnya, tamu saya pun mencari penginapan lain yang penting ada kamar kosong 🙂 Kami pun dapat tak jauh dari Ciwidey Valley Resort. Waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 wib. Dan tamu saya pun menyudahi perjalanan hari itu. Beliau minta jemput kembali pada hari Minggu, 08 Mei untuk kembali ke bandara, balik ke Denpasar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s